Celengan Unik Musala Wisma Kalla Makassar

Avatar photo

LOPINEWS – Sebagai salah satu dealer otomotif terkenal di kawasan timur Indonesia, PT. Hadji Kalla sudah berdiri sejak pada tahun 1952.  Lewat tangan dingin pak Jusuf Kalla, perusahaan ini sukses di berbagai sektor usaha. Salah satu main bisnis terbesarnya adalah menjadi Authorized Main Dealer Toyota yang melayani wilayah Sulawesi Selatan, Barat, Tengah, dan Sulawesi Tenggara. Kini sudah memiliki 25 cabang yang menyediakan layanan penjualan, servis, dan suku cadang.

Bangunan ini berdiri di atas tanah di Jalan Dr. Ratulangi No. 8–10, Makassar. Sekitar tahun 2005-2007, kantornya masih berbentuk satu lantai dengan lokasi strategis  di jantung kota Makassar. Wisma Kalla kini menjadi pusat perkantoran Kalla Group dan juga dikenal sebagai gedung tertinggi ketiga setelah Menara Bosowa dan Fajar Graha Pena.

Wisma Kalla terdiri dari 15 lantai dengan atap gedung menyerupai papan skate board. Di lantai paling atas berbentuk bundaran, terdapat ruangan kerja Bapak Jusuf Kalla. Puluhan perusahaan baik milik sendiri maupun perusahaan lain yang menyewa perkantoran hingga konsulat asing juga berada disetiap lantai gedung.

Musala sendiri berada di lantai 4. Untuk sampai kesana, pengunjung dapat menggunakan 3 lift yang tersedia di main  hall gedung. Fasilitas ini disediakan bagi karyawan dan tamu agar dapat beribadah dengan tenang di lingkungan perkantoran. Selain Musala utama, tersedia juga Musala kecil di lantai 1 dekat area parkir. Pada bulan Ramadan, Yayasan Hadji Kalla sering digunakan sebagai tempat mengadakan kegiatan keagamaan seperti pengajian bersama, ceramah agama, sholat jumat  dan lain sebagainya.

Hal unik yang ada di  Musala ini adalah celengan berbentuk miniatur mobil yang tersedia di beberapa sudut ruangan. Celengan berupa mainan mobil yang didesain menjadi sebuah celengan.  Juga dilengkapi kunci khusus  semacam tombol angka untuk kemudahan panitia dalam membuka celengan. Selain menerima donasi secara langsung, celengan yang disebut “SecuriCar” ini juga memiliki stiker barcode untuk pembayaran melalui QRIS. Setelah salat, celengan biasanya diedarkan secara manual kepada para jamaah dengan cara digeser dari satu orang ke orang lainnya usai pelaksaaan sholat berjamaah.

 

Penulis: DgSyamsoe